Pengertian
Sistem Pakar
Sistem pakar adalah suatu system informasi yang berisi
dari pengetahuan para pakar dalam mengambil suatu keputusan untuk memecahkan
problem yang kompleks. Dalam mengambil keputusan, para pakar sudah ahli dalam
bidangnya masing-masing. Sistem pakar merupakan cabang dari AI (Artificial
Intelligent), maka dari itu para pakar tidak lepas dari teknologi computer
untuk menyelesaikan masalahnya.
Ciri-Ciri
Sistem Pakar
-
Memiliki
informasi yang tepat.
- Memilik kemampuan beradapatsi dalam belajar.
- Dapat digunakan pada computer jenis apa saja.
- Mudah diubah-ubah/dimodifiaksi.
Tujuan
Sistem Pakar
Tujuan dari system pakar adalah membantu pengetahuan
manusia ke dalam bentuk system agar para pemakai yang kurang ahli dapat
menikmati system yang ditransfer oleh para pakar.
Komponen
Sistem Pakar
Dalam system pakar terdapat 4 komponen menuruh Hut et
al (1987) yaitu:
1. Basis Pengetahuan (Knowledge Base)
Basis pengetahuan merupakan inti dari suatu sistem
pakar, yaitu berupa representasi pengetahuan dari pakar. Basis pengetahuan
tersusun atas fakta dan kaidah. Fakta adalah informasi tentang objek,
peristiwa, atau situasi. Kaidah adalah cara untuk membangkitkan suatu fakta
baru dari fakta yang sudah diketahui.
2. Mesin Inferensi (Inference Engine)
Mesin inferensi berperan sebagai otak dari sistem
pakar. Mesin inferensi berfungsi untuk memandu proses penalaran terhadap suatu
kondisi, berdasarkan pada basis pengetahuan yang tersedia. Di dalam mesin
inferensi terjadi proses untuk memanipulasi dan mengarahkan kaidah, model, dan
fakta yang disimpan dalam basis pengetahuan dalam rangka mencapai solusi atau
kesimpulan. Dalam prosesnya, mesin inferensi menggunakan strategi penalaran dan
strategi pengendalian. Strategi penalaran terdiri dari strategi penalaran pasti
(Exact Reasoning) dan strategi penalaran tak pasti (Inexact Reasoning). Exact
reasoning akan dilakukan jika semua data yang dibutuhkan untuk menarik suatu
kesimpulan tersedia, sedangkan inexact reasoning dilakukan pada keadaan
sebaliknya.Strategi pengendalian berfungsi sebagai panduan arah dalam melakukan
prose penalaran. Terdapat tiga tehnik pengendalian yang sering digunakan, yaitu
forward chaining, backward chaining, dan gabungan dari kedua teknik
pengendalian tersebut.
3. Basis Data (Database)
Basis data terdiri atas semua fakta yang diperlukan,
dimana fakta fakta tersebut digunakan untuk memenuhi kondisi dari kaidah-kaidah
dalam sistem. Basis data menyimpan semua fakta, baik fakta awal pada saat
sistem mulai beroperasi, maupun fakta-fakta yang diperoleh pada saat proses
penarikan kesimpulan sedang dilaksanakan. Basis data digunakan untuk menyimpan
data hasil observasi dan data lain yang dibutuhkan selama pemrosesan.
4. Antarmuka Pemakai (User Interface)
Fasilitas ini digunakan sebagai perantara komunikasi
antara pemakai dengan komputer. Teknik ini juga membuat para pemakai tidak
bosan saat menggunakan fasilitas tersebut.
Bentuk
Sistem Pakar
Ada 4 bentuk dalam system pakar, yaitu:
- Tergabung. Sistem pakar jenis ini merupakan bagian
program yang terkandung dari gabungan didalam suatu algoritma dan algoritma
subrutin lain.
- Berdiri sendiri. Sistem pakar jenis ini merupakan
software yang berdiri-sendiri tidak tergantung dengan software yang lainnya.
- Menghubungkan ke software lain . Bentuk ini biasanya
merupakan sistem pakar yang bisa menghubungkan ke suatu paket program tertentu.
- Sistem Mengabdi. Sistem pakar merupakan bagian dari
komputer khusus yang dapat dihubungkan dengan suatu fungsi tertentu. Misalnya
sistem pakar yang digunakan untuk membantu menganalisis data bisnis.
Penerapan
System Pakar di Berbagai Bidang
A.
Penerapan system pakar di bidang pendidikan
- Penelitian tentang penggunaan system pakar dalam
bidang pendidikan dilakukan oleh prof. Gordon S. Novack Jr. pada Universitas of
Texas, Austin, tahun 1990. Aplikasi system pakar ini diberi nama ISAAC yang
memiliki parser yang mampu membaca kalimat (dalam bahasa Inggris) dalam
kecepatan 5000 kata/menit dan mampu menyelesaikan soal-soal Fisika Mekanik
(Statika) dalam waktu kurang dari 5 menit. Aplikasi ini dikerjakan oleh 1 tim terdiri dari 60 0rang
dan membutuhkan waktu 1 tahun. (E.S. Handbook, 1992).
- Aplikasi lain yang terkait dengan hal diatas adalah
system pakar mengenai penjelasan soal-soal fisika serta pemhaman teori lebih
mendalam dengan menggunakan metoda pendekatan komputasi.(Ohlsson, 1992).
Latar belakang dari dilakukannya studi ini adalah
karena fisika merupakan disiplin ilmu yang sangat mendasar dari sains dan teknologi.
Oleh sebab itu, para pakar meneliti agar para siswa/mahasiswa dapat dengan
mengerti dalam belajar fisika.
B.
Penerapan system pakar di bidang bisnis
- System pakar mengenai konsultasi program bantuan
kredit bank
System ini membantu pada konsultasi tentang program
kredit bantuan pada institusi public dan cara membuat buku tabungan untuk para
nasabah bank tersebut.
- System pakar mengenai strategi perencanaan
System ini berbasis system penunjang keputusan (Dicision
Support system) untuk strategi perencanaan produk yang dikembangkan dari
integrasi system konvensional dan prototip system pakar.
C.
Penerapan system pakar di bidang pertanian
Salah satu implementasi sistem pakar pada bidang
pertanian yaitu untuk mengidentifikasi penyakit tanaman. Banyak sekali ragam
hama dan penyakit tanaman dan beragam pula akibat yang dihasilkannya. Ciri-ciri
tanaman yang terkena penyakit satu dengan penyakit yang lainnya sangat mirip
sehingga membingungkan orang awam atau pemula yang baru kenal untuk dapat
mengidentifikasinya. Sebaliknya ada juga tanaman yang terkena penyakit dengan
ciri-ciri yang berbeda namun tetap saja membingungkan dalam mengingat nama dan
penanggulangan penyakit tersebut.
Sistem pakar sangat berguna untuk membantu petani
dalam mengingat jenis-jenis penyakit dan hama tanaman juga untuk mengenali
ciri-ciri yang berguna untuk menanggulangi masalah penyakit tanaman dan dapat
meminimalkan kesalahan petani dalam mengatasi masalah ini.
Sistem pakar ini dapat memberikan tambahan pengetahuan
kepada petani mengenai macam-macam penyakit yang berhasil di identifikasi oleh
sistem dan dapat mengetahui tanaman apa saja yang biasa diserang oleh penyakit
tersebut, dengan adanya pengetahuan ini maka ketika para petani sadar
tanamannya terkena hama atau penyakit, maka petani dapat dengan mudah untuk mengatasi
hama dan penyakit tersebut.
D.
Penerapan system pakar di bidang psikologi
Impelementasi system banyak digunakan dalam bidang
psikilogi, salah satunya yaitu aplikasi tes kepribadian berbasiskan sistem
pakar. Aplikasi ini lebih mudah dan lebih cepat dalam proses pengukuran
kepribadian dibandingkan metode terdahulu, sehingga memberikan banyak
keuntungan dari segi penghematan waktu, tenaga, dan memudahkan kinerja user
(pemakai) dalam mengukur kepribadiannya masing-masing. Selain itu aplikasi tes
kepribadian ini dikemas dengan tampilan yang cukup menarik.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui ukuran
kepribadiannya, mereka dapat menggunakan aplikasi ini sebagai referensi, dan
bagi para mahasiswa khususnya mahasiswa psikologi, aplikasi ini dapat dijadikan
tambahan untuk mendukung studi mereka terutama untuk sub bidang pengukuran
kepribadian.
Namun demikian, aplikasi tes kepribadian berbasiskan
sistem pakar ini tidak bisa menggantikan seorang ahli karena harus sesuai
dengan keahliannya. Aplikasi sistem pakar ini hanyalah alat bantu yang sangat
bergantung pada data-data yang di-input oleh seorang programmer sehingga
aplikasi sistem pakar ini bisa terus digunakan.
E.
Penerapan system pakar di bidang kedokteran
Bidang kedokteran sangat erat hubungannya dengan kesehatan.
Penerapan sistem pakar pada bidang ini akan sangat membantu dalam kelangsungan
hidup sesorang. Beberapa alat kedokteran saat ini sudah memanfaatkna sistem
pakar. Salah satu contohnya antara lain X-ray, alat ini
bekerja untuk mengetahui jika seseorang ada masalah pada tulangnya. Alat ini
bekerja melalui sinar x-ray yang dapat menembus tubuh manusia.
F.
Penerapan system pakar di bidang eksplorasi alam
Contoh penerapannya yaitu sistem pakar yang diterapkan
pada alat pendeteksi kandungan minyak bumi. Alat ini menghasilkan keputusan
dari data-data yang ada, dan mengambil keputusan ada atau tidaknya hingga
berapa jumlah kandungan yang terkandung. Rule base yang deprogram dibuat oleh
para ahli dibidangnya.
Aplikasi pengambilan keputusan berupa resiko-resiko
yang dapat terjadi bila melakukan penambangan. Sistem pakar memperhitungkan
berapa peluang keberhasilan yang bisa dicapai. Keputusan ini harus sangat
akurat dan meliputi seluruh aspek hingga keselamatan warga sekitar harus aman
terkendali. Jangan sampai timbul kesalahan yang disebabkan oleh salah dalam
pengambilan keputusan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
G.
Penerapan system pakar di bidang kecerdasan buatan
Pada bidang robotika penerapan sistem pakar sangat
jelas. Sebagaimana yang kita ketahui selama ini, robot merupaka suatu benda
yang dapat bekerja secara otomatis. Baik bekerja berdasarkan program yang sudah
diinputkan atau menerima input dalam bentuk sensor (gerak, cahaya, suhu, dll).
Karya anak bangsa adalah robot penjinak bom yang digunakan oleh gegana. Tetapi robot ini bekerja berdasarkan input dari remote control. Bentuk lain adalah mesin-mesin pada pabrik. Pada barang elektronik seperti mesin cuci, pendingin ruangan, lemari es dan sebagainya. Pada elektronik rata-rata menggunaka fuzzy logic dalam mekanisme kerjanya.
H. Penerapan system pakar di bidang manufacture
Karya anak bangsa adalah robot penjinak bom yang digunakan oleh gegana. Tetapi robot ini bekerja berdasarkan input dari remote control. Bentuk lain adalah mesin-mesin pada pabrik. Pada barang elektronik seperti mesin cuci, pendingin ruangan, lemari es dan sebagainya. Pada elektronik rata-rata menggunaka fuzzy logic dalam mekanisme kerjanya.
H. Penerapan system pakar di bidang manufacture
Manufaktur di definisikan sebagai urutan-urutan
kegiatan yang saling berhubungan meliputi perancangan, perencanaan, pemilihan
material, produksi, pengontrolan kualitas, menajemen serta pemasaran produk.
Contoh
Sistem Pakar yang Sudah Ada
Contohnya seperti robot asimo yang dibuat oleh
perusahaan otomotif berlabel Honda. Robot yang diciptakan perusahaan ini suatu
bentuk implementasi dari sistem pakar. Salah satu tujuan pembangunan proyek ini
adalah membangun robot yang pada masa mendatang dapat membantu manusia dalam
mengerjakan tugas sehari-hari. Asimo dirancang dengan sangat canggih menyerupai
tingkah laku manusia. Asimo yang terakhir diciptakan dapat membantu tugas
manusia dalam beberapa bentuk. Asimo dapat membuatkan minuman. Asimo juga dapat
mengisi baterai sendiri, asimo akan men-charge dirinya jika baterai mulai
lemah. Asimo yang lain akan meneruskan tugasnya secara bergantian.
Asimo terbaru juga sudah deprogram untuk proses sopan
santun. Pada saat berpapasan dengan manusia pada jalan yang sempit, asimo akan
mempersilakan manusia berjalan terlebih dahulu. Teknologi canggih lagi dari
asimo adalah asimo dapat berjalan pada bidang yang miring dan menyeimbangkan
dirinya.Sehingga pada saat membawa suatu barang pada bidang miring asimo dapat
menjaga keseimbangannya
agar tidak jatuh.
Keuntungan
Sistem Pakar
Keuntungan dari penerapan sistem pakar, yaitu:
- Masyarakat awam non-pakar dapat memanfaatkan
keahlian di dalam bidang tertentu tanpa kehadiran langsung seorang pakar.
- Meningkatkannya produktivitas kerja.
- Menghemat waktu dalam penyelesaian masalah.
- Memberikan penyederhanaan solusi dalam penanganan
kasus.
- Pengetahuan dari seorang pakar dapat didokumentasikan
tanpa ada batas waktu.
Referensi