Jumat, 01 April 2016

Tugas Manajemen Layanan Sistem Informasi

A. Penjelasan Tentang Manajemen Layanan Sistem Informasi

Manajemen Layanan Sistem Informasi adalah “sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis”.

Jika di artikan secara perkata maka manajemen layanan system informasi yaitu:

- Manajemen adalah suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya. Proses manajemen terbagi menjadi 4 yaitu : Perencanaan, Perorganisasian, Pengarahan, Pengendalian.

- Layanan adalah aktivitas atau hasil yang dapat ditawarkan oleh sebuah lembaga kepada pihak lain yang biasanya tidak kasat mata, dan hasilnya tidak dapat dimiliki oleh pihak lain tersebut. Hadipranata (1980) berpendapat bahwa layanan adalah aktivitas tambahan di luar tugas pokok (job description) yang diberikan kepada konsumen-pelanggan, nasabah, dan sebagainya, serta dirasakan baik sebagai penghargaan maupun penghormatan.

- Sistem Informasi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen pengambilan keputusan/kebijakan dan menjalankan operasional dari kombinasi orang-orang, teknologi informasi dan prosedur-prosedur yang terorganisasi. Sistem informasi diartikan sebagai kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi untuk mendukung operasi dan manajemen. Sedangkan dalam arti luas, sistem informasi diartikan sebagia sistem informasi yang sering digunakan menurut kepada interaksi antara orang, proses, algoritmik, data dan teknologi.

Menurut saya, kesimpulan dari manajemen layanan system informasi adalah suatu system manajemen yang membei kemudahan dalam bekerja sama antara suatu sumber daya organisasi atau suatu lembaga kepada pihak yang membutuhkan.

B. ITIL (Information Technology infrastructure Library)

ITIL atau Information Technology Infrastructure Library adalah suatu rangkaian dengan konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI). ITIL diterbitkan dalam suatu rangkaian buku yang masing-masing membahas suatu topik pengelolaan (TI). Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar dari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya.

ITIL memberikan deskripsi detil tentang beberapa praktik (TI) penting dengan daftar cek, tugas, serta prosedur yang menyeluruh yang dapat disesuaikan dengan segala jenis organisasi (TI).
Walaupun dikembangkan sejak dasawarsa 1980-an, penggunaan ITIL baru meluas pada pertengahan 1990-an dengan spesifikasi versi keduanya (ITIL v2) yang paling dikenal dengan dua set bukunya yang berhubungan dengan ITSM (IT Service Management), yaitu Service Delivery (Antar Layanan) dan Service Support (Dukungan Layanan).

Pada awalnya ITIL adalah serangkaian lebih dari 40 buku pedoman tentang pengelolaan layanan IT yang terdiri dari 26 modul. Perpustakaan besar pertama ini juga dikenal sebagai ITIL 1.0. Antara 2000 dan 2004 disebabkan oleh peningkatan pelayanan yang berkesinambungan dan adaptasi terhadap situasi saat ini dalam lingkungan (TI) modern ITIL 1.0 di rilis besar dan digabungkan menjadi delapan inti manual: ITIL 2.0. Pada awal musim panas 2007 ITIL 3.0 diterbitkan. Ini didirikan struktur yang sama sekali baru. Ini terdiri dari tiga bidang utama:
- ITIL Core Publikasi
- ITIL Pelengkap Bimbingan
- ITIL Web Support Services

C. Contoh Teknologi/Sistem Manajemen Layanan Sistem Informasi

Contohnya seperti layanan fasilitas pengiriman barang. Contohya seperti REX.

Saat ini, kebutuhan jasa pengiriman barang sangatlah besar. Mulai dari bisnis online kecil-kecilan, sampai industri yang besar. Yang saat ini juga memanfaatkan perusahaan jasa pengiriman barang. Tidak semua barang bisa dikirim oleh pelaku bisnis itu sendiri. Untuk jarang dekat, masih satu wilayah kota, satu daerah provinsi maupun satu pulau mungkin masih bisa dikirimkan sendiri.

Saat ini sudah banyak perusahaan jasa pengiriman barang yang melayani pengiriman sampai ke luar negeri alias bisa disebut juga ekspor. Jasa pengiriman REX sudah mempunyai satu sistem sendiri untuk mengirim barang tersebut agar samapai ke tujuan. Armada transportasi, jaringan pelayanan di berbagai kota, hingga berbagai instrumen pendukung jasa pengiriman barang sudah tersedia dan siap untuk mengirim barang.

Sekarang, dengan kemajuan teknologi, konsumen juga dimudahkan untuk dapat mengecek posisi atau status barang yang sedang mereka kirim. Dengan fasilitas tracer dang tracker yang diapasang pada situs resmi perusahaan jasa pengiriman barang tersebut, konsumen selaku pengirim dapat mengetahui dimana barang sedang diproses, sudah dikirim, posisi barang sudah sampai mana, hingga siapa yang menerima barang tersebut ketika sudah sampai tujuan. Maka, tak ada alasan untuk meragukan perusahaan jasa pengiriman barang sebagai partner dalam bisnis.

Sumber:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar